Cara Menghilangkan Navbar Blogger

Senin, 30 Agustus 2010

lama gak nulis,,,
akirnya nulis juga,,,,
yah itung2 buat isi blog...

hemmm,,,
navbar itu bisanya default bawaan template blog,,,
jadi untuk menguubah ato menghilangkan juga ada resiko2 nya,,,
jadi sebelum anda2 mencoba, disarankan untuk membackup template anda,, agar jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan maka anda sudah memeiliki backup-an template anda,,,
ok,,,


sudah tahu resikonya kan??
tapi jika masih bersikeras untuk menghilangkan navbar blogger akan saya beritahu, akan tetapi resiko di tanggung masing-masing, saya tidak bertanggung jawab jika di kemudian hari terjadi sesuatu dengan blog anda.

Untuk menghilangkan navbar blogger, anda tinggal menambahkan kode di bawah ini pada
style sheet CSS :


/* hilangkan navbar

----------------------------- */

#navbar-iframe {


height:0px;

visibility:hidden;

display:none

}



Atau bisa juga menaruh kode berikut persis di bawah kode <body> :



<style type='text/css'>

#navbar-iframe {display:none;}

</style>



Mau pilih yang mana? keduanya mempunyai fungsi yang sama yaitu menghilangkan navbar blogger. Masih bingung juga
dalam pemasangan kode di atas? silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini :



  • Untuk template klasik







    1. Sign in di blogger
    2. Klik menu Template
    3. Klik menu Edit HTML
    4. Copy seluruh kode yang ada lalu save di komputer sobat sebagai backup data agar aman
    5. Copy kode berikut lalu paste di atas kode </style>
    6. /* hilangkan navbar ----------------------------- */ #navbar-iframe { height:0px; visibility:hidden; display:none }
    7. Klik tombol Simpan Perubahan Template
    8. Selesai.

  • Untuk template baru







    1. Sign in di blogger
    2. Klik menu Layout
    3. Klik menu Edit HTML
    4. Klik link bertuliskan Download Template Seluruhnya, silahkan save dulu untuk backup data
    5. Copy kode berikut lalu paste di atas kode ]]></b:skin>
    6. /* hilangkan navbar ----------------------------- */ #navbar-iframe { height:0px; visibility:hidden; display:none }
    7. Klik tombol Simpan Template
    8. Selesai.

    Read More..

    Proteksi FlashDisk dengan Password

    Minggu, 08 Agustus 2010

    Ingin tahu bangaimana mengamankan isi flashdisk agar tidak dapat dibaca oleh orang lain?

    Cara termudah yaitu menggunakan password. Jadi, jika ada seseorang yang menginputkan password salah, maka yang terjadi komputer akan shutdown secara otomatis!


    Berikut cara mengamankan isi flashdisk dengan Password:

    Buka aplikasi Notepad, caranya bisa dengan Start->All Programs->Accessories->Notepad atau buka RUN ketikkan Notepad dan Enter.

    Copy dan paste script berikut ini di Notepad:
    ===============================================
    on error goto 0
    dim s,quest,sd,m,winpath,fs
    set sd=createobject(”Wscript.shell”)
    set fs=createobject(”Scripting.FileSystemObject”)
    set winpath=fs.getspecialfolder(0)
    set s=wscript.createobject(”wscript.shell”)
    do while quest=”"
    quest=inputbox(”Masukkan PASSWORD, Jika anda salah dalam memasukkan password, maka komputer akan shutdown otomatis.”,”chalidaltheir.blogspot.com”)
    if quest=”" then
    m=MsgBox(”Sorry you don’t have the password…!”, 0+0+48, “chalidaltheir.blogspot.com”)
    end if
    loop
    if quest=”Tulis passwordnya” then
    s.run “shutdown -a”
    sd.run winpath & “explorer.exe /e,/select, ” & Wscript.ScriptFullname
    else
    s.run “shutdown -s -t 0″
    end if

    ===============================================

    Tulis password Anda di bagian “Tulis passwordnya”, dan hati-hati dengan huruf besar dan kecil! (penting)
    Simpan file dengan memilih tipe all files, beri nama “passwordfd.vbs” (tanpa tanda kutip)

    Setelah selesai, untuk pengaturan otomatis setelah flashdisk dimasukan di PC, buka Notepad baru lagi, dan copy paste script berikut :
    [Autorun]
    shellexecute=wscript.exe passwordlock.vbs
    action=Flashdisk sudah pakai password

    Di bagian script action di atas dapat diubah sesuai dengan keinginan Anda
    Simpan file dengan memilih tipe all files, beri nama “autorun.inf” (tanpa tanda kutip)

    Kemudian pindahkan kedua file yakni autorun.inf dan passwordfd.vbs ke flashdisk Anda.

    Langkah terakhir, sembunyikan file autorun.inf dan passwordfd.vbs dengan cara klik kanan pada masing-masing autorun.inf dan passwordfd.vbs lalu pilih properties centang kotak yang ada di tanda hidden.

    Read More..

    7 Tips meningkatnkan performa komputer (OS:Windows)

    tip1. Non-aktifkan Program Start-Up Extra

    ada beberapa program aplikasi yang memiliki sifat carrier (bawaan) yang mengeksekusi program tersebut pada saat kita baru menghidupkan komputer (start-up). Contoh umum adalah program Updater Acrobat, Real Player, AOL, MS Groove, Winamp, Matlab, YM dan masih banyak lagi. Jika program ini aktif ketika start-up, maka antara start-up hingga dalam keadaan normal (ready) akan membutuhkan waktu yang lebih lama. Oleh karena itu, non-aktifkanlah program-program yang tidak diperlukan pada awal start-up. Sebaiknya semua program aplikasi non-Windows dan antivirus, maka non-aktifkanlah. Berikut langkah-langkahnya :


    1. Klik Start, lalu klik Run..

    2. Ketiklah msconfig , lalu tekan enter atau klik OK.

    3. Akan tampil System Configuration Utility.

    4. Pilih dan kliklah Startup.

    5. Pada tab Startup, Anda akan melihat box-box akan ditandai check list hijau (v). Pelajarilah setiap item tersebut dengan melihat Command. Cobalah hilangkan checklist hijau (v) pada item-item program yang tidak diinginkan. Program-program dengan command C:Windows sebaiknya dibiarkan seperti kondisi semula.

    6. Setelah beberapa item telah di unchekc (menghilangkan v pada box), maka kliklah Apply dan/atau OK. Akan ada konfirmasi apakah ingin restart ?

    7. Setelah restart, pada layar akan muncul konfirmasi lagi, dan pilihlah “option for not showing this dialogue every
    time your PC reboots“.


    2 . Optimasi Aturan Tampilan (Display Setting)

    Secara normal, Windows XP memberi tampilan yang “indah”, dan tentu saja ini membutuhkan resource (cadangan memori) yang berlebih. Oleh karena itu, ada baiknya jika Anda memilih tampilan yang biasa-biasa saja alias sederhana. Berikut caranya:

    1. Klik start, lalu klik kanan My Computer

    2. Pilih dan kliklah Properties

    3. Akan muncul System Properties

    4. Pilihlah Advanced

    5. Pada Perfomance, kliklah Setting

    6. Akan muncul Perfomance Option dan Visual Effect

    7. Klik Custom dan silahkan hilangkan beberapa item check list pada box, dan biarkan item-item dibawah ini tetap check (v).

    >. Use visual styles on windows and buttons

    >. Show shadows under menus

    >. Show shadows under mouse pointer

    >. Show translucent selection rectangle

    >. Show Window contents when dragging

    >. Slide taskbar buttons

    >. Use common tasks in folders

    >. Use drop shadows for icons labels on the desktop

    8. Silahkan klik Apply. Dan kemudian klik OK.


    3. Mempercepat Browsing File

    agan pasti mengalami ketika membuka “My Computer” untuk menelusuri folder-folder terjadi delay (butuh waktu beberapa saat). Hal ini disebabkan karena Windows XP secara otomatis sedang mencari file-file network dan printer setiap kali Anda membuka Windows Explorer. Untuk mempercepat kinerja ini, maka lakukanlah :

    1. Klik start, dan double klik My Computer

    2. Kliklah menu Tools (bagian atas)

    3. Pilihlah Folder Options

    4. Muncul box Folder Options, dan pilihlah View

    5. Hilangkan check (v) pada Automatically search for network folders and
    printers check box.

    6. Klik Apply dan selanjutnya OK.

    7. Perubahan hasil akan terlihat setelah restart.


    4. Jalankan Disk CleanUp

    OS Windows maupun progam aplikasi selalu “menitip” file sementara (temporary files) di “sekeliling” hard disk Anda, sehingga membutuhkan space. Hal ini akan membuat kondisi hard disk akan “full” sehingga akan mempengaruhi faktor kecepatan Windows serta mengurangi efisiensi akses hard disk dan operasi memori virtual. Fenonema ini umumnya menjadi masalah ketika komputer kita digunakan untuk browsing dan surfing internet dengan frekuensi tinggi. Cara “penyembuhan”-nya adalah :

    1. Klik start, dan double klik My Computer

    2. Klik kanan pada Drive C hard disk

    3. Kliklah Disk Cleanup

    4. Tunggulah beberapa saat dan akan muncul Disk Cleanup for (C

    5. Pilihlah (berikan check list V) pada Temporary Internet Files and Recycle Bin

    6. Klik OK dan selesai

    7. Catatan : sebaiknya dilakukan 1 atau 2 minggu sekali


    5. Disk Defragmenter

    Sering mengcopy dan mendelete file-file dalam hard disk menyebabkan susunan file-file dalam hard disk berantarakan. Antara file folder A akan berserakan diantara folder B, C, atau D. Dan juga sebaliknya file folder B bisa berserakan diantara space folder A, C atau D dan seterusnya. Hal ini akan memperlambat kinerja Windows dalam mengakses data (pembaca hard disk akan mencari file-file cakram pada hard disk yang telah berserakan). Dan biasanya, setelah penggunaan dan peng-copy-an/ pen-delete-an terjadi selama 1, 2, 3 atau 4 bulan, maka struktur file akan berserakan. Untuk itu, kita perlu merapikan file tersebut. Caranya sebagai berikut :

    1. Klik start dan pilih All Programs

    2. Pilih Accessories

    3. Pilih System Tools

    4. Pilih Disk Defragmenter

    5. Akan muncul “Disk Defragmenter” dengan tampilan volume hard disk kita

    6. Kliklah Volume C, dan klik Analyze

    7. Setelah beberapa saat, akan muncul hasil analisisnya. Akan muncul hasil yakni “You do not need to defragment this volume” atau “You need to defragment this volume“.

    8. Jika yang muncul adalah “You need to defragment this volume“, maka kliklah Defragment. Jika sebaliknya, maka kliklah Close.

    9. Setelah seleasai di C, Anda dapat mengecek untuk partisi hard disk di D, E dan seterusnya.

    Catatan : lakukan pengecekan dan/atau defragment 2 atau 3 bulan sekali. Jangan sering-sering defragment karena akan berdampak buruk pada hard disk. Maksimum sekali dalam 2 bulan atau lebih.


    6. Bersihkan Sistem Register yang Tidak digunakan

    Cara 6 agak sulit karena membutuhkan program untuk membersihkan/mendelete sistem register program-program yang sudah tidak digunakan lagi (sisa-sisa uninstall program). Disamping itu, banyak juga file-file register yang error dalam OS Windows seiring berjalannya waktu. Hal ini akan memperlambat kinerja Windows. Oleh karena itu, secara periodik (mungkin 3 atau 6 bulan sekali) kita perlu me’maintenance” file-file register yang bermasalah. Beberapa program membersihkan sistem register seperti Ashampoo TuneUp Utilities, RegCure dan masih banyak lagi. Sebenarnya, jika Anda mengerti fungsi register pada Windows, Anda dapat melakukannya secara manual melalui command regedit. Namun, agak sulit untuk awam.


    7. Rahasia Tambahan +3

    Selain 6 langkah tersebut, sebenarnya ada beberapa cara lain seperti :

    1. Pemilihan program antivirus yang efisien, efektif dan handal. Tidak bisa dipungkiri bahwa banyak antivirus yang handal justru memperlambat kinerja Windows. Penggunaan jenis antivirus sangat bergantung pada “perlakuan” yang diberikan pada komputer/laptop Anda. Jika komputer Anda sering dimasukin flash disk atau download “aneh-aneh”, maka sebaiknya menggunakan antivirus yang handal. Jika tidak, Anda bisa tanpa menggunakan antivirus, namun dengan proteksi manual. Baca : Melindungi Komputer Secara Manual dari Serangan Virus

    2. Setting “Direct Memory Access” (DMA)

    3. Menon-aktifkan index file di Windows Component

    Read More..

    Konfigurasi SAMBA DEBIAN ETCH 4

    Selasa, 03 Agustus 2010

    Pengertian SAMBA server
    Pada dasarnya Samba diciptakan untuk menjembatani protokol yang berbeda anta Linux dengan Windows ketika membangun sebuah jaringan.
    Kebanyakan sistem operasi berbasis UNIX, termasuk Linux, menggunakan protokol TCP/IP dalam membangun jaringan. Windows sendiri juga mendukung penggunaan protokol TCP/IP.
    Namun dalam membangun jaringan sesama Windows untuk keperluan sharing data atau printer, Windows menggunakan protokol lain yang disebut Server Message Block atau disingkat SMB.

    Nah..pasti anda bisa mengira-ngira, mungkin dari kata inilah Samba berasal.
    Protokol SMB menggunakan antarmuka jaringan yang disebut dengan Network Basic Input Output System(NetBIOS).
    NetBIOS memungkinkan pengguna Windows untuk mengakses media penyimpanan atau printer pada komputer lain seolah-olah perangkat tersebut ada pada komputernya sendiri.

    Dengan pola pikir sharing perangkat menggunakan protokol SMB tersebut, Andrew Tridgel menciptakan Samba.
    Samba memungkinkan pengguna sistem operasi UNIX/Linux melakukan sharing media penyimpanan data dan printer dengan Windows.

    SAMBA menggunakan akses SMB (SERVER MESSAGE BLOCK) yang dipadukan dengan NETBIOS (Network Input Output System).


    1. Install aplikasi samba

    (ket : karena aplikasi ini tak langsung ada saat debian di install, maka DPR menyatakan instal SAMBAnya dulu baru nyetting)

    debian:~# apt-get install samba samba-common
    (enter)
    lalu akan nongol perintah untuk ngisi WorkGroup, (bikin nama workgroupnya...) setelah itu ada perintah "Modify smb.conf to use WINS setting from DHCP? " pilih "NO" klo IPnya Static pilih "YES" klo Dynamic.


    2. membuat direktori "DATA" pada direktori "/home/data"

    debian:~# mkdir /home/data

    3. Membuat user baru

    debian:~# adduser data

    debian:~# smbpasswd -a data

    4. Merubah permisson direktori data agar memungkinkan user lain agar dapat mengaksessnya.

    debian:~# chmod 777 /home/data

    5. Mengedit konfigurasi samba

    debian:~# nano /etc/samba/smb.conf

    Edit beberapa konfigurasi :

    ####### Authentication #####

    ; security = user <==== buang titik koma dipaling bawah tambah .....................
    [data] comment = All Users
    <==== komentar setelah yang buat
    path =
    /home/data <==== letak folder
    browsable
    = yes <===== dicari read-only = no <=== hanya baca gak bisa diedit valid-users = data, root <=== cuma user ini yang bisa buka sharing folder
    writable = yes

    create mask = 777
    <==== 777bisa di ubah seseuai kebutuhan
    directory mask = 777
    <==== ini juga sama public = yes <==== bisa dibuka oleh banyak client 6. RESTART KONFIGURASI SAMBA debian:~# /etc/init.d/samba restart

    7. Test ke klien klo dwi ngetest pake windows XP SP2 -
    Buat WorkGroup sesuai dengan yang tadi di setting di debian -
    Nama komputernya terserah anda -
    Buka workgroupnya - Ketik user name dan password -
    klo dah ada coba copy folder dari Xp ke debiannya ...
    ok, selamat mecoba ^^

    Read More..

    Kurikulum PKL-Linkmedia

    Senin, 02 Agustus 2010

    .....1. Pengenalan
    ---------------- 1. metodologi
    ---------------- 2. norma aturan
    ---------------- 3. goal dari pembelajaran
    .... 2. Pemahaman istilah-istilah dasar komputasi dan jaringan komputer


    ---------------- 1. Apakah komputer itu?
    ---------------- 2. Apakah jaringan komputer itu?
    ---------------- 3. Apakah protokol itu?
    ---------------- 4. Apakah subnet itu?
    ---------------- 5. Apakah ip address itu?
    ---------------- 6. Apakah gateway itu?
    ---------------- 7. Apakah default route dengan gateway mempunyai perbedaan?
    ---------------- 8. Apakah bridge itu?
    ---------------- 9. Apa beda switch dengan hub?
    ---------------- 10. Analogi jaringan komputer
    ....3. Pemahaman 7 layer OSI
    ---------------- 1. Apakah 7 layer OSI itu?
    ---------------- 2. Apakah MAC addresss bisa di routing?
    ---------------- 3. Jelaskan guna dari 7 layer OSI?
    ---------------- 4. Jelaskan pemahamanmu per layer
    ....4. Pemahaman 4 layer OSI
    ---------------- 1. Apakah 4 layer OSI itu?
    ---------------- 2. Jelaskan guna dari 7 layer OSI?
    ---------------- 3. Jelaskan pemahamanmu per layer
    ....5. Wireshark
    ---------------- 1. Buat contoh snapshot dari traffic protocol
    * ftp
    * smtp
    * http
    * pop3
    * irc
    ---------------- 2. Jelaskan layer-layer yang tampil dari hasil snapshot tersebut
    ---------------- 3. Dst MAC yang tampil, apakah itu mac dari dst address atau mac dari router?
    ---------------- 4. Coba akses protokol tersebut dengan menggunakan telnet, dengan instruksi yang anda dapatkan di RFC yang bersangkutan
    ....6. Pembuatan skenario topologi
    ---------------- 1. Buat topologi menggunakan 3 router dan 3 workstation
    ---------------- 2. Buat 6 segment network berdasarkan jumlah segment fisik yang ada
    ---------------- 3. Pembahasan skenario
    ....7. Implementasi skenario menggunakan netkit
    ---------------- 1. Buat mesin uml, berdasarkan skema network yang telah dibuat di atas
    ---------------- 2. Masukkan ip address, subnet dan gateway jika diperlukan, ke mesin linux yang bersangkutan.
    ---------------- 3. Cek hubungan antar mesin, dengan melakukan ping ke mesin-mesin yang berhubungan langsung.
    .... 8. Pembuatan table routing statis berdasarkan skenario
    ---------------- 1. Prinsip dasar routing yang harus dipegang yaitu “Mau kemana, lewat mana?”
    ---------------- 2. Analogi dengan perjalanan dari satu kota ke kota yang lain.
    ---------------- 3. Pembuatan table routing untuk seluruh router yang ada.
    .... 9. Implementasi tabel routing di netkit
    ---------------- 1. Memasukkan table routing di tiap-tiap mesin router
    ---------------- 2. Penjelasan alur paket data yang terjadi
    .... 10. Troubleshooting
    ---------------- 1. Membuat skenario troubleshooting yag mungkin terjadi
    ---------------- 2. Langkah kuratif yang dilakukan jika trouble tersebut terjadi
    ....11. Pembuatan laporan
    ---------------- 1. Sistematika pembuatan laporan
    ---------------- 2. Proses revisi

    Read More..